Bahaya Serbuk TONER

Written by deAL , on category Toner

Masyarakat sudah mengenal printer sebagai media cetak yang sudah banyak dipasaran. Printer laser merupakan jenis printer yang sudah banyak digunakan oleh beberapa golongan masyarakat khususnya pengusaha percetakan. Banyak pengusaha percetakan memanfaatkan printer jenis ini karena bila ditinjau dari penggunaanya biaya yang dikeluarkan relative hemat dan dapat meminimalkan anggaran modal. Hal ini merupakan kelebihan tersendiri dari printer laser.

Pada pengoperasiannya printer laser membutuhkan toner, apa itu toner ? toner merupakan bubuk yang terbuat dari bahan campuran serbuk karbon, besi dan gula. Toner akan disupply kedalam suatu cartridge yang nantinya akan digunakan untuk mencetak. Toner juga mengalami habis ?. ya tentu saja. Setelah toner habis maka akan dilakukan pengisisan ulang atau orang biasa menyebutnya refill. Toner memiliki peranan penting dalam menentukan kualitas hasil cetak printer.

Tapi tahukah Anda bahwa terdapat kandungan berbahaya dalam bubuk toner ?. Banyak orang yang tidak tahu dan mungkin beberapa orang tahu tapi tidak peduli terhadap bahaya bubuk toner. Banyak orang yang memasukan bubuk toner kedalam drum cartridge tanpa menggunakan masker atau sarung tangan. Hal ini merupakan kesalahan yang sangat fatal. Karena kandungan kimia yang sangat berbahaya dan bubuk ini sangat beresiko terhadap kesehatan manusia.

  1. BAHAN BUBUK TONER

Carbon merupakan komposisi utama bubuk toner. Selain carbon terdapat beberapa unsur kimia lain seperti polimer yang tergabung menjadi satu dalam bubuk ini. Fungsinya yaitu untuk meningkatkan kualitas hasil cetak pada printer. Dan penambahan polimer serta unsur kimia lainnya ini mampu merekatkan bubuk pada suatu kertas dengan tingkat kepanasan yang maksimal.

  1. BAHAYA YANG TERDAPAT PADA BUBUK TONER

Zat carsinogen adalah penyebab tumbuhnya sel kanker. Salah satu bahan toner yaitu carbon aktif merupakan zat carsinogen. Apabila ini tersupplay secara terus menerus kedalam tubuh maka akan berpotensi mengidap penyakit kanker.
Ukuran butiran bubuk ini berkisar antara 14-16 micron sehingga bubuk tersebut sangat mudah menembus alveoli paru-paru. Butiran yang terhirup dan masuk kedalam paru-paru mempunyai ciri yang sama dengan asbestos penyebab gangguan pernafasan dan iritasi. Apabila tubuh luar yang terkena maka akan mengalami seperti iritasi mata bila terkena pada mata. Jika terkena kulit maka akan menyebabkan gatal-gatal. Beberapa peneliti mengemukakan bahwa menghirup bubuk toner secara terus mnerus akan mengakibatkan kerusakan pada paru-paru.

  1. TIPS UNTUK MENGHINDARI BAHAYA TONER

Seiring berjalannya waktu toner sudah dikembangkan oleh para ahli untuk diminimalisir penggunaan bahan berbahayanya. Penggunaan yang tidak tepat tetap akan menjadikan bubuk ini sangat berbahaya. Langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menghindari hal ini ?

Jangan pernah mengetuk toner. Hal ini biasa dilakukan untuk mengetes keadaan kapasitas toner didalam tabung. Tapi hal ini menimbulkan toner keluar dari tabung dan terhirup melalui hidung. Sangat tidak disarankan.
Pakailah masker saat mengisi toner pada drum cartridge. Hal ini dilakukan untuk kepentingan kesehatan dan keselamatan kerja.
Bersihkan tempat Anda yang telah Anda gunakan sebagai media tempat bubuk toner. hal ini juga perlu dilakukan agar tempat Anda selalu bersih dan sehat.
Fokus dengan urusan kerjaan Anda dan serahkah urusan printer, refill dan service kepada kami.

Sekian artikel mengenai bahaya bubuk toner. Semoga bermanfaat dan terima kasih

sumber : http://manxigroup.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *