Bagian penting pada proyektor

Written by deAL , on category Proyektor

Proyektor video adalah cara yang berguna untuk membuat gambar yang cukup besar untuk ruang kelas yang penuh dengan siswa untuk melihat atau untuk menciptakan kembali pengalaman teater bioskop di rumah. Ada beberapa jenis utama proyektor video, masing-masing dengan caranya sendiri menghasilkan gambar. Tetapi semua proyektor memiliki metode dan komponen dasar yang sama.

IMAGE ENGINE
Image engine adalah jantung dari setiap proyektor video. Ini menghasilkan gambar di dalam proyektor untuk ditampilkan pada layar di seberang ruangan. Mesin gambar dapat menggunakan salah satu dari beberapa teknologi yang berbeda, termasuk LCD (liquid crystal display), DLP (pemrosesan cahaya digital) atau CRT (tabung sinar katoda). Proyektor LCD menggunakan kristal cair yang disusun sebagai piksel individu untuk menciptakan kembali warna berdasarkan sinyal elektronik. Teknologi DLP mengandalkan cermin mikroskopis untuk menghasilkan gambar, sedangkan CRT adalah teknologi tabung vakum yang lebih tua yang pernah menjadi standar untuk televisi dan monitor komputer.

OPTIC
Optik proyektor video melakukan tugas mentransfer gambar dari mesin gambar internal ke layar untuk dilihat. Optik terdiri dari serangkaian cermin dan prisma, yang memantulkan dan membagi cahaya menjadi warna-warna komponennya. Bola lampu yang intens menyinari gambar yang sudah selesai melalui cermin lain, dan cahaya itu kemudian melewati lensa proyektor. Lensa mengandung beberapa potong kaca lengkung, yang dikenal sebagai elemen. Elemen lensa membelokkan cahaya untuk memperbesar gambar dan mengontrol fokus.

MAINBOARD
Mainboard proyektor video adalah papan komputer dengan chip dan elektronik untuk mengendalikan proses internal. Mainboard mengatur kipas yang mendinginkan bola lampu, menggerakkan mesin gambar dan memungkinkan pengguna untuk mengontrol pengaturan proyektor melalui kontrol eksternal.

POWER SUPPLY
Proyektor memerlukan catu daya untuk mengatur perjalanan saat ini ke mainboard dan bohlam. Proyektor dengan lensa bermotor juga menggunakan catu daya untuk menggerakkan motor listrik yang memanipulasi lensa. Catu daya proyektor mungkin terkandung secara internal, atau berupa adaptor daya yang memungkinkan desain model proyektor portabel yang lebih kecil dan lebih ringan.

CASE & Control
Proyektor menggunakan casing plastik atau logam untuk melindungi mekanisme internal yang rumit. Kasing ini menyediakan tempat untuk memasang elektronik dan juga menampung kipas untuk mengatur pendinginan. Kasing harus berisi ventilasi untuk pemasukan udara dingin dan ventilasi udara panas. Proyektor juga dapat berisi kenop atau sakelar kontrol pemasangan-mount untuk memvariasikan kecerahan dan kontras gambar atau menggerakkan lensa untuk mengontrol fokus dan ukuran gambar. Beberapa proyektor juga menyertakan sensor inframerah untuk menerima sinyal dari remote control.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *